IAPI Lakukan Telaah Profesi Auditor GIAA

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) tengah melakukan penelaahan keprofesian terhadap Kantor Akuntan Publik Tanubrata (KAP), Sutanto, Fahmi, Bambang & Rekan dengan afiliasi BDO International selaku auditor Laporan Keuangan 2018 PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Pasalnya, laporan keuangan tersebut menimbulkan polemik setelah ditolak oleh dua Komisaris GIIA yang berpendapat, pengakuan pendapatan sebesar USD239 Juta tidak dicatatkan dalam laporan keuangan tahun 2018.

Ketua Umum IAPI, Tarkosunaryo menyatakan, penelaahan tersebut melibatkan para akuntan publik yang menjadi anggota dari Dewan Reviu Mutu dan Dewan Pengurus di IAPI yang dilakukan secara obyektif dan independen untuk menilai apakah standar professional akuntan publik (SPAP) dipatuhi.

“IAPI masih akan melakukan komunikasi dan diskusi dengan KAP tersebut, untuk mendapatkan informasi atau fakta tambahan yang sekiranya dimiliki oleh auditor, sehingga pada saat ini hasil penelaahan belum dapat ditentukan,” ujar Tarkosunaryo dalam keterangan resmi, Selasa (14/5/2019).

Ia melanjutkan, hasil penelaahan tersebut akan disampaikan kepada KAP yang mengaudit laporan keuangan Garuda 2018 sebagai bahan masukan, pertimbangan atau saran untuk menentukan langkah yang dipandang perlu dan tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Dengan demikian, KAP tersebut dapat melakukan diskusi secara intens dengan pihak manajemen Garuda selaku pihak penanggungjawab laporan keuangan, termasuk Dewan Komisaris, mengingat perbedaan pendapat tersebut melibatkan pihak-pihak internal Garuda,” jelas dia.

Selanjutnya, sesuai dengan Standar Audit (SA) 260, auditor dapat melakukan komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola perusahaan yang terkait dengan laporan keuangan, yaitu termasuk komite audit yang merupakan organ dari Dewan Komisaris.

Asal tahu saja, berdasarkan POJK 56/POJK.04/2015, peran komite audit diantaranya adalah; memberikan pendapat independen dalam hal terjadi perbedaan pendapat antara manajemen dengan auditor. Dalam hal ini, komite audit juga berwenang meminta pendapat independen dari external.