Indeks Kospi Anjlok 1,38 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 29,03 poin, atau sekitar 1,38 persen, pada Senin (13/5/2019), menjadi 2.079,01 yang merupakan angka penutupan terendah sejak 14 Januari 2019.

Volume perdagangan moderat mencapai 494 juta saham senilai 4,5 triliun won atau sekitar US$3,47 miliar. Saham yang turun melampaui yang naik 701 berbanding 143.

Indeks Kospi anjlok setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak juga mereda. AS pekan lalu meningkatkan tarif terhadap produk impor dari Tiongkok senilai US$200 miliar menjadi 25 persen dari sebelumnya 10 persen. Tiongkok telah menyatakan akan melakukan aksi balasan terhadap peningkatan tarif yang dilakukan AS.

“Terus berlarutnya tensi AS-Tiongkok, dua negara mitra dagang utama Korea Selatan, membuat sentimen pasar memburuk. Pelemahan nilai tukar won terhadap dolar AS membuat dana asing keluar dari Korea Selatan,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS ke nilai tukar terendah dalam dua tahun terakhir, terjun 10,50 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.187,50 won per dolar AS.

Investor institusi dan asing masing-masing menjual saham senilai 130 miliar won dan 138 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 258 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,58 persen dan saham SK Hynix anjlok 1,21 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melemah 0,77 persen, sedangkan saham Kia Motors tak berubah dari sesi sebelumnya. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion terjun 3,47 persen.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 13,30 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 6.297,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Vietnam melemah. Bursa Filipina tutup sehubungan tengah berlangsungnya pemilu.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 35,50 poin, atau sekitar 1,21 persen, menjadi 2.903,71. Bursa Efek Hong Kong tutup hari ini sehubungan berlangsungnya libur perayaan hari lahirnya Buddha.