Indeks Kospi Naik 0,29 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 6,03 poin, atau sekitar 0,29 persen, pada Jumat (10/5/2019), menjadi 2.108,04. Volume perdagangan moderat mencapai 701 juta saham senilai 6,23 triliun won atau sekitar US$5,3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 461 berbanding 358.

Indeks Kospi mengalami rebound dan memutus pelemahan empat sesi beruntun sebelumnya setelah investor ritel melalukan aksi beli. “Investor ritel melakukan pembelian saham karena mereka memiliki harapan positif terhadap perundingan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok,” kata Suh Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor individu dan institusi total membeli saham senilai 312 miliar won, sedangkan investor asing sebaliknya menjual saham senilai 322 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melonjak 1,1 persen, namun sebaliknya saham SK Hynix anjlok 2,1 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,8 persen, sedangkan saham perusahaan kimia LG Chem naik 0,3 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 2,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.177 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini meski dibayangi peningkatan tarif yang dilakukan pemerintah AS terhadap produk impor dari Tiongkok. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 15,60 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 6.310,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 88,26 poin, atau sekitar 3,10 persen, menjadi 2.939,21. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 239,17 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 28.550,24.