Indeks Kospi Meningkat 0,17 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 3,86 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Selasa (23/4/2019), menjadi 2.220,51.

Volume perdagangan moderat mencapai 471 juta saham senilai 4,8 triliun won atau sekitar US$4,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 422 berbanding 408.

“Indeks Kospi hanya bergerak naik terbatas karena para investor memilih untuk menantikan dirilisnya laporan perolehan laba kuartal pertama tahun ini oleh perusahaan-perusahaan emiten sebelum melakukan pembelian,” kata Yoo Myoung-Gan, analis Mirae Asset Daewoo, seperti dikutip Yonhap News.

Saham maskapai penerbangan berada dalam tekanan seiring meningkatnya harga minyak dunia. Saham Korean Air Lines, Asiana Airlines, dan Jeju Air masing-masing terjun 1,4 persen, 5,9 persen, dan 2 persen.

Saham large-cap berakhir mixed, dengan saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,3 persen dan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melonjak 1,5 persen. Saham perusahaan baja POSCO melemah 0,9 persen dan saham perusahaan kilang minyak SK Innovation melambung 1,8 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,30 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.141,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 59,60 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 6.319,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Filipina, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 16,45 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 3.198,59. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan turun terbatas 0,02 poin menjadi 29.963,24.