ANALIS MARKET (23/4/2019) : Indeks Diproyeksi Menguat Didorong Saham-Saham Komoditas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (22/4), indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami pelemahan ditekan oleh sektor perbankan dan konsumer.

Adapun sector perdagangan yang mengalami Top Losers JCI, yaitu: Misc. Industry (-3.5%), Consumer (-2.7%), dan Basic Industry (-1.9%).

Sejalan dengan IHSG, INNI Index melemah cukup dalam kemarin sebesar -1,5% didorong aksi profit taking para investor setelah reli pasar yang didorong oleh euforia Jokowi efek pada kamis pekan lalu.

Investor asing mayoritas melakukan aksi jual pada saham-saham di sektor konsumer dan perbankan.

Di sisi lain, kemarin (22/4), Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp2 miliar. Sektor produsen rokok mencatatkan net sell terbesar mencapai Rp133 miliar. Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dilepas oleh investor asing.

Hal ini terkait dengan pesimisme terhadap prospek volume penjualan industri tembakau yang lambat dan juga aksi profit taking.

Selain itu, Sektor Ritel juga mencatatkan net sell sebesar Rp 23 miliar. Investor domestik mencatatatkan net sell pada sektor properti sebesar Rp235 miliar dan sekor perbankan sebesar Rp156 miliar.

Sementara itu, Dow Jones ditutup melemah tipis -0,18% ke level 26.511 semalam (22/4), seiring tidak adanya kejutan dari hasil kinerja keuangan mayoritas perusahaan di Wall Street.

“Hari ini, INNI Index kami perkirakan menguat didorong oleh penguatan pada saham-saham komoditas seperti minyak, emas dan batu bara. Harga minyak brent kemarin ditutup menguat +2,33% ke level USD73,7/barel seiring berkurangnya pasokan minyak dunia mulai dirasakan akibat dari sanksi Amerika terhadap Iran berupa boikot impor minyak dari negara tersebut,” terang analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (23/4/2019).