Indeks Kospi Naik 0,42 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 9,43 poin, atau sekitar 0,42 persen, pada Senin (15/4/2019), menjadi 2.242,88. Angka indeks menguat 12 sesi beruntun, penguatan beruntun terpanjang sejak 20016 lalu.

Volume perdagangan moderat mencapai 397 juta saham senilai 6,55 triliun won atau sekitar US$5,78 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 472 berbanding 353.

Menurut para analis, peningkatan indeks Kospi dipicu pergerakan saham di Wall Street dan ekspor Tiongkok yang melampaui ekspektasi.

“Seiring dengan semakin stabilnya pasar modal global, penguatan Wall Street berdampak positif terhadap bursa saham Korea Selatan,” kata Lee Young-Gon, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan ritel membeli saham senilai 180 miliar won dan 46 miliar won, sedangkan investor institusi menjual saham senilai 221 miliar won.

Saham Asiana Airlines meroket 30 persen ke batas atas peningkatan harian setelah induk perusahaan maskapai penerbangan kedua terbesar di Korea Selatan memutuskan untuk menjual Asiana Airlines sebagai respon terhadap tekanan para kreditor.

Saham maskapai penerbangan Korean Air melambung 6,04 persen seiring mencuatnya harapan restrukturisasi setelah chairman Cho Yang-Ho meninggal dunia awal pekan lalu.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,43 persen, sedangkan saham SK Hynix melambung 2,05 persen. Saham LG Display meningkat 0,46 persen.

Saham perusahaan kosmetik AmorePacific naik 0,56 persen dan saham LG Household & Health Care menguat 0,56 persen. Saham perusahaan kilang minyak S-Oil melambung 4,89 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 6,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.133,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini seiring makin mencuatnya harapan tercapainya kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 0,10 poin menjadi 6.251,40. Saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Filipina melemah. Bursa Thailand tutup sehubungan libur perayaan Festival Songkran, sedangkan Bursa Vietnam tutup sehubungan libur Festival Kuil Raja-raja Hung.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 10,84 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 3.177,79. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 99,04 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 29.810,72.