Indeks Kospi Meningkat 0,41 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 9,01 poin, atau sekitar 0,41 persen, pada Jumat (12/4/2019), menjadi 2.233,45. Volume perdagangan moderat mencapai 436,94 juta saham senilai 5,87 triliun won atau sekitar US$5,15 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 489 berbanding 326.

Setelah sempat melemah di awal perdagangan, indeks Kospi lalu mengalami rebound terpengaruh peningkatan ekspor Tiongkok sebesar 14,2 persen year-on-year pada Maret 2019, melampaui ekspektasi para analis.

“Peningkatan ekspor Tiongkok membuat sentimen pasar membaik. Para investor selanjutnya menantikan laporan perolehan laba para emiten,” kata Yoon Jung-Seon, analis KB Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

 Peningkatan angka indeks terbatasi setelah pertemuan antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington tidak menghasilkan kesepakatan terkait sanksi ekonomi terhadap Korea Utara.

Investor asing membeli saham senilai 249,59 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing menjual saham senilai 60,55 miliar won dan 175,86 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melonjak 1,3 persen dipicu harapan terhentinya kemerosotan harga chip memori.

Saham maskapai penerbangan Korean Air melambung 7,55 persen sebagai tanggapan positif para investor terhadap rencana restrukturisasi yang akan dilakukan setelah chairman Cho Yang-Ho tutup usia. Perusahaan induk Korean Air, Hanjin KAL, meroket 30 persen ke batas atas peningkatan dalam transaksi harian. Saham Asiana Airlines dan Air Busan masing-masing meroket 29,3 persen dan 16,5 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS tidak berubah dari sesi sebelumnya, 1.139,4 won per dolar AS.

Meski indeks Kospi dan indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, meningkat, namun secara umum bursa saham Asia melemah hari ini. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 52,60 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 6.251,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Malaysia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun 1,34 poin menjadi 3.188,63. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 70,31 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 29.909,76.