Ekonomi Inggris Tumbuh 0,3 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Peningkatan produksi yang dilakukan perusahaan manufaktur jelang Brexit membuat ekonomi Inggris bertumbuh 0,3 persen pada periode tiga bulan sampai Februari 2019.

Menurut Office for National Statistics (ONS), seperti dilansir BBC News, Rabu (10/4/2019), berbagai perusahaan manufaktur mengubah pemilihan waktu dalam aktivitas mereka seiring makin dekatnya waktu berlangsungnya Brexit.

Meski pertumbuhan yang berlangsung lebih tinggi dari perkiraan 0,2 persen, namun kepala GDP ONS, Rob Kent-Smith, menyatakan bahwa pertumbuhan tersebut relatif terbatas. Seperti pada periode tiga bulan sampai Februari, ekonomi Inggris juga bertumbuh 0,3 persen dalam periode tiga bulan sampai Januari.

“Sektor jasa mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor TI. Sektor manufaktur semakin pulih dari pelemahan yang berlangsung akhir tahun lalu, dengan sektor industri farmasi, kimia, dan alkohol berkinerja baik dalam beberapa bulan terakhir,” jelas Kent-Smith.

Output dalam produksi dan manufaktur meningkat untuk dua bulan beruntun, dengan output manufaktur mencapai level tertinggi sejak April 2008. Produksi industri berekspansi 0,2 persen dalam periode tiga bulan sampai Februari 2019, ekspansi pertama yang berlangsung sejak Oktober 2018.