Wall Street dan Bursa Eropa Alami Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Rabu (27/3/2019) setelah imbal hasil obligasi jangka panjang maupun jangka pendek Amerika Serikat terus mengalami penurunan sehingga mencuatkan kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Imbal hasil obligasi 10 tahun mencapai 2,38 persen, level terendah sejak pertengahan Desember 2017.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 32,14 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 25.625,59. Indeks S&P 500 melemah 13,09 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 2.805,37. Indeks komposit Nasdaq merosot 48,15 poin, atau sekitar 0,63 persen, menjadi 7.643,38.

Dari 30 saham blue chip utama Dow Jones, sebagian besar berakhir di teritori negatif. Saham perusahaan ritel Walmart dan perusahaan otomotif Chevron masing-masing anjlok 1,13 persen dan 1,08 persen.

Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 melemah dengan indeks sektor kesehatan melorot 0,8 persen.

Di sisi lain, saham Ralph Lauren melambung 2,51 persen setelah Wells Fargo meningkatkan peringkat saham perusahaan ritel pakaian tersebut dari market perform menjadi outperform.

Harga emas di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2019 turun US$4,60, atau sekitar 0,35 persen, menjadi US$1.310,40 per ons. Indeks dolar AS naik 0,02 persen menjadi 96,80.

Bursa saham Eropa mengalami pelemahan pada Rabu setelah imbal hasil obligasi 10 tahun Jerman terus merosot. Para investor juga diliputi kekhawatiran terhadap berlarutnya proses Brexit.

Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,6 persen. Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 2,10 poin menjadi 7.194,19. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, juga berakhir datar, hanya melemah 0,44 poin menjadi 11.419,04.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, naik 46,80 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 9.229,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 6,13 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 5.301,24.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3195 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1715 euro per pound.