Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Rabu (20/3/2019). Angka indeks hanya bergerak turun 0,52 poin menjadi 2.177,10.

Volume perdagangan tipis hanya mencapai 313 juta saham senilai 4,1 triliun won atau sekitar US$3,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 532 berbanding 281.

Investor asing menjual saham senilai 121,5 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing membeli saham senilai 86,5 miliar won dan 37,6 miliar won.

Indeks Kospi dibuka melemah mengikuti pergerakan saham di Wall Street, lalu berfluktuasi selama sesi perdagangan berlangsung sebelum berakhir di teritori negatif.

Menurut para analis, para investor memilih untuk menantikan hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) sebelum aktif melakukan transaksi, selain juga mengkhawatirkan perkembangan perundingan Amerika Serikat dan Tiongkok.

“Indeks Kospi bergerak turun jelang pertemuan FOMC dan akibat ketidakpastian yang meliputi perkembangan negosiasi AS-Tiongkok di bidang perdagangan,” kata Lee Young-Gon, analis Hana Financial Investment Company, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,34 persen setelah mengumumkan rencana bisnisnya dalam pertemuan pemegang saham, dengan fokus terhadap 5G dan kecerdasan buatan. Saham SK Hynix melambung 3,68 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom, KT, dan LG Uplus masing-masing turun 0,79 persen, 0,35 persen, dan 1,32 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 1,76 persen dan saham perusahaan baja Posco anjlok 1,16 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 0,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.130 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 19,50 poin, atau sekitar 0,32 persen, menjadi 6.165,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,33 poin menjadi 3.090,64. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 145,31 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 29.320,97.