Indeks Kospi Meningkat 0,95 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 20,43 poin, atau sekitar 0,95 persen, pada Jumat (15/3/2019), menjadi 2.176,11. Volume perdagangan moderat mencapai 373,55 juta saham senilai 6,29 triliun won atau sekitar US$5,54 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 481 berbanding 352.

Para investor mengamati dengan seksama isu-isu perdagangan global dan perkembangan terbaru terkait Brexit. Sentimen pasar membaik setelah Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menyatakan dukungannya terhadap upaya-upaya pencegahan berlangsungnya perlambatan pertumbuhan ekonomi di Negeri Panda.

“Pasar saham lokal mendapat dorongan dari penguatan Wall Street dan meredanya kekhawatiran berlangsungnya Brexit tanpa kesepakatan,” kata Moon Da-Sol, analis HI Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi membeli saham senilai 609 miliar won. Sedangkan investor asing dan ritel masing-masing menjual sahamsenilai 114,1 miliar won dan 497 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,8 persen dan 1,19 persen. Saham perusahaan telekomunikasi menguat jelang peluncuran jaringan 5G bulan depan, dengan saham SK Telecom dan KT masing-masing naik 2,84 persen dan 0,9 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics anjlok 4,21 persen setelah kejaksaan Korea Selatan mengadakan penggeledahan terhadap pusat data Samsung BioLogics pada Kamis (14/3/2019) terkait penyelidikan terjadinya pelanggaran pembukuan keuangan.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.137,3 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,55 persen.

Indek S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 4,40 poin menjadi 6.175,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Thailand, Filipina, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 31,07 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 3.021,75. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 160,87 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 29.012,26.