Indeks Kospi Turun 0,24 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 5,26 poin, atau sekitar 0,24 persen, pada Selasa (19/2/2019), menjadi 2.205,63. Volume perdagangan moderat mencapai 384,23 juta saham senilai 4,46 triliun won atau sekitar US$3,95 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 408 berbanding 406.

Seperti dilansir Yonhap News, investor institusi membeli saham senilai 142 miliar won, sedangkan investor individu melakukan penjualan saham senilai 139 miliar won.

Indeks Kospi berada dalam tekanan setelah para investor relatif berhati-hati dalam melakukan transaksi saham sebelum tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Tiongkok di bidang perdagangan sebelum tenggat waktu 1 Maret berakhir. Pekan ini para pejabat kedua negara melakukan pertemuan di Washington.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melemah 0,54 persen dan 1,34 persen. Sebaliknya, saham perusahaan baja POSCO dan saham perusahaan telekomunikasi SK Telecom masing-masing meningkat 2,29 persen dan 0,19 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.128,20 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 17,10 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 6.106,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina mengalami pelemahan. Bursa Thailand tutup sehubungan libur perayaan Makha Bucha Day.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 1,29 poin menjadi 2.755,65. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 118,88 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 28.228,13.