Indeks Nikkei Melambung 2,61 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, melambung 531,04 poin, atau sekitar 2,61 persen, pada Selasa (12/2/2019), menjadi 20.864,21. Indeks Topix juga meningkat secara signifikan, melambung 2,2 persen menjadi 1.572,60.

Seperti dilansir Reuters, indeks Nikkei rebound dari level terendah dalam sebulan terakhir pada sesi sebelumnya berkat penguatan saham perusahaan eksportir yang dipicu pelemahan nilai tukar yen. Nilai tukar dolar AS menguat 0,2 persen terhadap yen menjadi 110,58 yen per dolar AS.

Saham Advantest Corporation, Mazda Motor, Panasonic Corporation, dan Hitachi Limited masing-masing melambung 5 persen, 2,7 persen, 3,2 persen, dan 1,8 persen.

Saham Taiyo Yuden meroket 20 persen setelah perolehan laba bersih untuk periode April-Desember 2018 melambung 58 persen sehingga perusahaan elektronika itu dapat meningkatkan dividen yang dibagikan. Taiyo Yuden berencana untuk melakukan buy back 2 juta saham, atau sekitar 1,6 persen dari saham outstanding, yang bernilai 3 miliar yen.  

Saham Isuzu Motors melambung 7,8 persen setelah perolehan laba operasional untuk periode April-Desember 2018 meningkat 17 persen menjadi 144,13 miliar yen berkat tingginya penjualan truk pikap di Asia.

Di sisi lain, saham Toshiba Corporation terjun 5,9 persen setelah harian bisnis Nikkei menyebutkan bahwa perusahaan konglomerat tersebut menurunkan perkiraan perolehan laba operasional untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2019 menjadi hanya sekitar 20 sampai 30 miliar yen, dengan meningkatnya biaya di sektor energi membuat perolehan laba dari bisnis utama Toshiba merosot.

Pihak Toshiba menyebutkan bahwa laporan Nikkei tidak berdasarkan pernyataan resmi dari perusahaan, namun mendekati perkiraan perusahaan.

Saham perusahaan operator apartemen sewa Leopalace21 Corporation terjun bebas 19 persen setelah melaporkan kerugian sebesar 43 miliar yen akibat adanya cacat konstruksi dalam bangunan-bangunan apartemen yang dikelolanya.

Jumat (8/2/2019) lalu Leopalace21 mengumumkan akan memindahkan 14.443 penghuni dari sekitar 1.300 bangunan apartemen di Jepang sebelum melakukan perbaikan. Saham Leopalace juga terjun bebas 19 persen pada Jumat.