Indeks Kospi Naik 0,45 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 9,74 poin, atau sekitar 0,45 persen, pada Selasa (12/2/2019), menjadi 2.190,47. Volume perdagangan moderat mencapai 423,29 juta saham senilai 5,75 triliun won atau sekitar US$5,12 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 412 berbanding 404.

Menurut para analis, para investor menantikan hasil negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping akan melakukan pertemuan bulan depan.

“Pasar saham global bergerak naik turun karena para investor berusaha untuk berhati-hati sebelum negosiasi AS-Tiongkok berakhir,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Ada beberapa kabar optimistik dari Washington yang membuat indeks Kospi berakhir di teritori positif,” jelas Seo.

Saham perusahaan teknologi menguat, dengan saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 2,33 persen dan 2,43 persen. Saham perusahaan asuransi Samsung Life Insurance dan Hyundai Marine & Fire Insurance masing-masing meningkat 0,79 persen dan 2,26 persen.

Saham Hyundai Heavy Industries yang merupakan perusahaan galangan kapal terbesar di Korea Selatan melemah 0,76 persen setelah menjadi kandidat utama pengakuisisi Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering. Saham Samsung Heavy, yang telah mundur dari upaya akusisi Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, melambung 2,92 persen.

Saham perusahaan pengembang game Ncsoft anjlok 4,20 persen meski melaporkan perolehan laba yang melampaui ekspektasi. Saham Netmarble merosot 0,84 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 0,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.123,9 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 18,30 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 6.079,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 18 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi 2.671,89. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 27,49 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 28.171,33.