Indeks Kospi Naik 0,17 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 3,68 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Senin (11/2/2019), menjadi 2.180,73. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 398,63 juta saham senilai 5,15 triliun won atau sekitar US$5,01 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 471 berbanding 368.

Setelah dibuka mendatar, indeks Kospi berfluktuasi dalam rentang yang ketat sepanjang sesi perdagangan. Investor ritel membeli saham senilai 114 miliar won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 57,5 miliar won dan 74,2 miliar won.

“Para investor tampaknya mengambil langkah wait-and-see seiring dimulainya pertemuan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Tiongkok dalam pembahasan perdagangan,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Sampai pasar dapat mengukur arah kesepakatan perdagangan global, volatilitas akan terus berlanjut,” terang Seo.

Aksi beli para investor terhadap saham sektor teknologi membuat indeks Kospi berakhir di teritori positif. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,45 persen dan 0,82 persen.

Saham perusahaan baja POSCO melonjak 1,14 persen dan saham perusahaan kimia LG Chem meningkat 0,54 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melambung 1,59 persen dan 1,65 persen.

Di sisi lain, saham sektor keuangan mengalami pelemahan akibat aksi ambil untung. Saham Shinhan Financial dan KB Financial masing-masing anjlok 1,25 persen dan 3,64 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun tipis 0,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.124,70 won per dolar AS.

Bursa saham Asia cenderung stabil seiring dimulainya pertemuan tingkat tinggi AS-Tiongkok hari ini. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang hanya sedikit meningkat di saat Bursa Efek Tokyo di Jepang tutup sehubungan libur perayaan National Foundation Day.

Indeks S&P/ASX di Bursa Australia turun 10,70 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 6.060,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Vietnam dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 35,66 poin, atau sekitar 1,36 persen, menjadi 2.653,90 dalam sesi perdagangan pertama setelah berakhirnya libur Chinese New Year di Negeri Panda. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 197,52 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 28.143,84.