ANALIS MARKET (11/2/2019) : IHSG Diproyeksi Bergerak Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup turun pada Jumat (08/2) lalu, yang ditekan oleh rilis data neraca pembayaran Indonesia dan kekhawatiran investor global akan perang dagang. Adapun sector perdagangan yang mengalami Top Losers, yaitu: Basic Industry (-1.73%), Mining (-1.46%), Misc. Industry (-0.44%).

Lebih rinci riset mengungkapkan, diperdagangan Jumat (08/2) lalu, investor asing membukukan net sell sebesar Rp205 miliar sehingga IHSG pun mengalami koreksi tipis 0,23%.

Saham UNTR dari sektor perdagangan mengalami net sell asing hingga Rp127 miliar. Hal ini disebabkan oleh Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) memperkirakan produksi alat berat akan turun dari 8.000 unit pada 2018 menjadi 7.000 unit pada 2019.

Investor domestik sendiri melakukan net sell terhadap sektor utility dengan net sell saham PGAS hingga Rp44 miliar.

Hal ini terkait dengan terbitnya peraturan pemerintah untuk penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui jaringan transmisi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil.

Investor domestik diperkirakan sedang menantikan proposal dari PGAS untuk pengembangan jaringan tersebut.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, untuk hari ini, Senin (11/2/2019), kami mengestimasi IHSG bergerak menguat dengan support range 6460-6500 dan resistance range 6555-6580,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (11/2/2019).

Riset juga menyebutkan, dengan pemerintah mengumumkan penurunan beberapa jenis bahan bakar yang dijual Pertamina dimulai pada 10 Feb 2019 pukul 00:00 WIB, diperkirakan IHSG akan mengalami penguatan atas sentimen positif ini.

"Berita baik ini diharapkan dapat meningkatkan konsumsi masyarakat Indonesia di sektor konsumtif lainnya sehingga kinerja saham-saham sektor konsumen menjadi pilihan yang tepat atas penurunan harga BBM," jelas analis NH Korindo.