Setelah Bergerak Variatif, IHSG Akhir Pekan Rebound 0,2 Persen Ke Level 6.178

Foto : Pasardana.id

Pasardana.id - Setelah bergerak variatif di akhir pekan ini, Jumat (8/11/2019) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya rebound dengan  ditutup naik 12,362 basis point atau menguat 0,20% ke level 6.177,986. Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.139 hingga batas atas pada level 6.180.

Indeks LQ45 mengalami penguatan 0,34% ke level 981,692. Selanjutnya, IDX30 menguat 0,52% ke level 535,180. Sementara itu, IDX80 juga naik 0,41% ke level 139,615. Kemudian, JII menguat 0,49% ke level 689,717. 

Delapan indeks sektoral mengalami penguatan dan dua indeks sektoral masih melemah. Indeks sektoral yang menguat antara lain: sektor Property yang positif 1,24%, selanjutnya Mining menguat 0,44%, Trade naik 0,16%, Manufaktur menguat 0,12%, sektor Consumer positif 0,83%, sektor Finance positif 0,07%, Infrastructure menguat 0,06%, dan sektor Agri menguat 0,22%. Sedangkan dua sektor yang masih melemah, yaitu; Basic Industry yang terkoreksi -0,44% dan sektor Misc-Industry terkoreksi -0,98%.  

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; SINI yang naik 75 point atau menguat 69,44% ke level 183. Dilanjutkan BMSR yang naik 47 point atau menguat 34,55% ke level 183. MPRO menguat 24,66% atau bertambah 550 point ke level 2.780. SLIS menguat 23,59% atau naik 670 point ke level 3.510. PBSA menguat 21,95% atau naik 72 point ke level 400.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; ARMY -28 point atau melemah 35,00% ke level 52. KAYU melemah 29,56% atau koreksi -34 point ke level 81. ARTO -1.020 point atau melemah 24,87% ke level 3.080. BKSW turun -44 point atau melemah 19,46% ke level 182. BOSS melemah -70 point atau turun 18,91% ke level 300.

Investor melakukan transaksi sebanyak 492.529 kali senilai Rp8,165 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp6,079 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp2,086 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,811 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,800 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp989 miliar.