Asing Jual Bersih 1,35 Triliun, IHSG Melemah 0,8 Persen Ke Level 6.166

Foto : Ilustrasi (Pasardana.id)

Pasardana.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (7/11/2019) ditutup di zona merah dengan melemah 51,921 basis point atau terkoreksi -0,83% ke level 6.165,624. Indeks bergerak dari batas bawah di level 6.119 hingga batas atas pada level 6.235.

Indeks LQ45 mengalami pelemahan 0,97% ke level 978,364. Selanjutnya, IDX30 melemah -1,05% ke level 532,410. Sementara itu, IDX80 juga mengalami koreksi -0,93% ke level 139,034. Kemudian, JII melemah -0,93% ke level 686,311. 

Delapan indeks sektoral mengalami koreksi dan dua indeks sektoral lainnya menguat. Indeks sektoral yang melemah antara lain: Mining melemah -1,58%, Trade -0,67%, Manufaktur melemah -0,81%, sektor Misc-Industry terkoreksi -1,40%, sektor Consumer -1,70%, sektor Finance -0,96%, Infrastructure  melemah -0,91%, dan sektor Agri koreksi -1,06%. Sedangkan dua sektor yang mampu menguat antar lain: sektor Property yang positif 0,22% dan Basic Industry menguat 0,87%.

Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; BMSR yang naik 35 point atau menguat  34,65% ke level 136. Dilanjutkan ARTO yang naik 820 point atau menguat 25,00% ke level 4.100. MPRO menguat 24,92% atau bertambah 445 point ke level 2.230. SLIS menguat 22,41% atau naik 520 point ke level 2.840. OMRE menguat 17,95% atau naik 255 point ke level 1.675.

Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; TRAM -30 point atau melemah 34,88% ke level 56. ARMY melemah 34,42% atau koreksi -42 point ke level 80. ANDI -53 point atau melemah 25,00% ke level 159. OCAP turun -66 point atau melemah 25,00% ke level 198. RIMO melemah -13 point atau turun 20,63% ke level 50.

Investor melakukan transaksi sebanyak 606.494 kali senilai Rp8,317 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp7,128 triliun dan pasar negosiasi terjadi transaksi senilai Rp1,188 triliun.

Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,197 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,556 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih sebesar Rp1,359 triliun.