Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Rebound

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Senin (11/11/2019) setelah para investor diliputi kecemasan terhadap perkembangan terbaru hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 10,25 poin menjadi 27.691,49. Indeks S&P 500 turun 6,07 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 3.087,01. Indeks komposit Nasdaq melemah 11,04 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 8.464,28.

Presiden AS Donald Trump pekan lalu menyatakan AS tidak menyetujui beberapa pembatalan tarif terhadap produk yang diimpor dari Tiongkok. Pernyataan tersebut mencuatkan kembali kekhawatiran para investor terhadap kondisi perdagangan global.

Pasar saham AS juga terpengaruh memanasnya kondisi di Hong Kong setelah terjadinya kematian salah seorang demonstran. Keberlangsungan aksi demonstrasi di Hong Kong saat ini memasuki bulan keenam.  

Sebagian besar sektor utama S&P 500 berakhir di teritori negatif, dengan indeks sektor utilitas, energi, dan kesehatan mengalami penurunan tertajam. Indeks Dow Jones berakhir di teritori positif setelah saham Boeing melambung 4,5 persen dipicu ekspektasi bahwa regulator AS akan memberi izin terbang terhadap Boeing 737 MAX dalam beberapa pekan ke depan.

Perhatian para investor selanjutnya tertuju kepada pidato pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell dan laporan perolehan laba kuartalan Walmart, CIsco, dan Nvidia.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun terpengaruh penjualan teknis yang dilakukan para investor. Harga emas untuk pengiriman Desember 2019 turun 0,4 persen menjadi US$1.457,10 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,16 persen menjadi 98,1981.

Aksi beli saham defensif yang dilakukan para investor membuat bursa saham Eropa mengalami rebound pada Senin. Indeks STOXX 600 Eropa sempat turun 0,5 persen sebelum berakhir datar setelah saham sektor properti dan F&B menguat.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 30,84 poin, atau sekitar 0,42 persen, menjadi 7.328,54. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 30,19 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 13.198,37.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, berakhir datar dengan pergerakan turun 5,20 poin menjadi 9.388,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 4,12 poin menjadi 5.893,82.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,8 persen terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2875 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat ke level tertinggi dalam enam bulan terakhir menjadi 1,1679 euro per pound.