Wall Street Melemah Dipicu Ketidakpastian Politik di AS

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Kamis (31/10/2019) dipicu ketidakpastian yang meliputi kondisi politik di Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 140,46 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 27.046,23. Indeks S&P 500 melemah 9,21 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 3.037,56. Indeks komposit Nasdaq melorot 11,62 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 8.292,36.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada Kamis melakukan pemilihan dengan hasil disetujuinya resolusi yang dirancang untuk memformalkan proses penyelidikan impeachment terhadap Trump.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 melemah, dengan indeks sektor industri dan material masing-masing anjlok 1,14 persen dan 1,10 persen.

Ketidakpastian kondisi politik AS memicu peningkatan harga emas berjangka dan melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2019 naik US$18,1, atau sekitar 1,21 persen, menjadi US$1.514,8 per ons. Indeks dolar AS turun 0,35 persen menjadi 97,31.

Bursa saham Eropa melemah pada Kamis dipicu merosotnya saham perusahaan tambang dan otomotif seiring meredupnya optimisme akan tercapainya kesepakatan jangka panjang antara AS dan Tiongkok. Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,5 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 82,40 poin, atau sekitar 1,12 persen, menjadi 7.248,38. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 43,44 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 12.866,79.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 27 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 9.257,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 36 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 5.729,86.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2975 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,4 persen menjadi 1,1614 euro per pound.