Indeks Kospi Melonjak 1,21 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 24,52 poin, atau sekitar 1,21 persen, pada Selasa (8/10/2019), menjadi 2.046,25. Volume perdagangan moderat mencapai 431 juta saham senilai 4,14 triliun won atau sekitar US$3,47 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 532 berbanding 284.

Indeks Kospi melonjak setelah saham perusahaan teknologi Samsung Electronic 2,41 persen berkat perolehan laba kuartal III 2019 yang melampaui ekspektasi. Dalam kuartal tersebut, Samsung Electronics meraup 7,7 triliun won (Rp91,24 triliun), jauh melampaui konsensus pasar 6,99 triliun won.

Perolehan laba kuartal III 2019 Samsung Electronics hanya mencapai setengah dari setahun lalu, namun kondisi tersebut tetap disambut baik karena menunjukkan mulai pulihnya kinerja perusahaan.

“Samsung Electronics mengumumkan perolehan laba kuartal III yang melampaui ekspektasi berkat pulihnya bisnis perangkat seluler dan tampilan. Sedangkan bisnis semikonduktor diperkirakan akan pulih awal tahun depan,” kata Choi Yoo-June, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi membeli saham senilai 303 miliar won, sedangkan investor individu dan asing masing-masing menjual saham senilai 254,6 triliun won dan 46 miliar won.

Saham perusahaan teknologi SK Hynix naik 0,75 persen, sedangkan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melonjak 1,17 persen dan 2,10 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melambung 2,25 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 3,50 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.193,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,73 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 29,80 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 6.593,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 8,38 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 2.913,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 72,37 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 25.893,40.