ANALIS MARKET (30/10/2019) : Rupiah Berpotensi Melemah Menuju Kisaran Antara Rp.14.040 - Rp.14.070 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, indeks futures bursa Asia dibuka bervariasi, indikasi indeks di bursa Asia akan bergerak mixed hari ini, Rabu (30/10).

Adapun harga minyak mentah dibuka bervariasi pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia, HK dolar dan Sin dolar dibuka melemah terhadap US dolar.

“Kondisi ini bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah menuju kisaran antara Rp.14.040 - Rp.14.070 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Rabu (30/10/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti perihal penyaluran pinjaman fintech mengalami peningkatan pesat.

Data OJK mencatat nilai pinjaman per September mencapai Rp.60,41 triliun, dibandingkan perbankan, yang mencapai Rp.5.490,5 triliun, dengan pertumbuhan kredit yang sangat tinggi sebesar 166,51% ytd sampai bulan September 2019, dibandingkan perbankan yang mencapai 3,16% ytd per Agustus 2019.

Sedangkan kredit bermasalah tercatat 2,89% dibandingkan perbankan sebesar 2,59%.

“Ke depan perkembangan pinjaman fintech ini masih akan berkembang,” ujar Lana. 

Di sisi lain, Gubernur BI sampaikan proyeksi ekonomi Indonesia 2019 sebesar 5,05% dengan deviasi hingga 5,1%. Proyeksi ini turun dari sebelumnya 5%-5,4%. Proyeksi turun ini mempertimbangkan ketidakpastian ekonomi global.

Beberapa badan dunia lain juga perkirakan ekonomi Indonesia tumbuh sekitar 5% tahun 2019 ini.