Catat 18.336 Investor, ORI016 Terjual Rp8,21 Triliun

foto: istimewa

Pasardana.id - Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) atas nama Menteri Keuangan telah melaksanakan Penetapan Hasil Penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI016.

DJPPR menuturkan, total volume pemesanan pembelian ORI016 yang telah ditetapkan adalah sebesar Rp8,21 triliunSampai dengan diterbitkannya ORI016, total realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) ritel tahun 2019 mencapai Rp48,43 triliun atau meningkat 5,3% apabila dibandingkan dengan penerbitan SBN ritel di tahun 2018.

“Sebagai instrumen SBN ritel pertama yang diterbitkan oleh Pemerintah, ORI telah menjadi instrumen investasi pilihan masyarakat selama 13 tahun. Dalam penerbitan ORI yang ke-16 kali ini, Pemerintah melakukan terobosan dengan melakukan penjualan ORI secara online menggunakan sistem e-SBN,” tulis DJPPR, Senin (28/10/2019).

Kemudahan membeli ORI016 secara online menarik minat investor baru. Tercatat jumlah investor pada ORI016 mencapai 18.336 investor dengan 72,8% dari jumlah tersebut merupakan investor baru, terhitung sejak penerapan Single Investor Identification (SID).

Selain itu, fitur ORI yang tradable atau dapat dijual di pasar sekunder menjadi penarik minat investor baru karena berbeda dengan instrumen SBN ritel non-tradable yang telah lebih dahulu dipasarkan secara online.

Tak heran penjualan ORI016 ini mencapai volume penjualan SBN ritel online terbesar sejak pertama kali penjualan SBN ritel online di tahun 2018.

Di samping investor baru yang jumlahnya siginifikan, tidak sedikit investor ORI015 yang kembali membeli ORI016 (repeat order), yaitu sekitar 27,20% dari total investor atau 4.987 investor.

Selain itu, 27,73% dari total investor ORI016 merupakan investor yang melakukan reinvestasi ORI013 yang jatuh tempo di tengah masa penawaran ORI016.

Secara proporsi, jumlah investor milenial yang membeli ORI016 mencapai 33,82% dari total investor ORI016.%tase ini meningkat secara signifikan apabila dibandingkan dengan proporsi investor milenial yang membeli ORI015 yang hanya sekitar 13,93%.

Hal ini mencerminkan bahwa kemudahan untuk membeli SBN ritel secara online mendorong lebih banyak anak muda di Indonesia untuk belajar berinvestasi di instrumen SBN ritel online, baik yang mempunyai fitur tradable maupun non-tradable.