Indeks Kospi Naik 0,20 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 4,15 poin, atau sekitar 0,20 persen, pada Senin (21/10/2019), menjadi 2.064,84. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 600 juta saham senilai 3,55 triliun won atau sekitar US$3 miliar.

Indeks Kospi naik seiring pembelian yang dilakukan para investor terhadap saham-saham yang mengalami pelemahan pekan lalu akibat pertumbuhan ekonomi Tiongkok hanya mencapai 6 persen pada kuartal III 2019, di bawah ekspektasi. Tiongkok merupakan mitra dagang utama Korea Selatan.

Para investor juga memiliki kekhawatiran terhadap proses Brexit. “Korea Selatan akan mengumumkan laporan GDP kuartal III pekan ini dan Amerika Serikat akan mengumumkan kebijakannya terkait Tiongkok,” kat Lee Won, analis Bookook Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 120 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing membeli saham senilai 44,5 miliar won dan 54,2 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,80 persen dan 0,13 persen. Saham LG Electronics meningkat 0,44 persen.

Saham perusahaan penganan Orion dan saham perusahaan makanan CJ CheilJedang masing-masing melambung 3 persen dan 2,69 persen. Saham perusahaan keuangan Shinhan Financial dan KB Financial masing-masing melonjak 1,78 persen dan 0,7 persen.

Saham perusahaan baja POSCO dan Hyundai Steel masing-masing anjlok 1,78 persen dan 2,49 persen. Saham Korea Zinc sebaliknya melonjak 1,03 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 9,50 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.172 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,26 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 2,80 poin menjadi 6.652,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Thailand, Filipina, Malaysia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 1,48 poin menjadi 2.939,62. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong menguat 20,66 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 26.740,24.