ANALIS MARKET (14/10/2019) : Kemungkinan Rupiah Melemah Menuju Kisaran Antara Rp.14.130 - Rp.14.170 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada potensi indeks di bursa Asia akan naik hari ini, Senin (14/10), terlihat dari indeks futures-nya yang ‘hijau’.

Bursa menyambut positif limited deal dalam pembahasan dagang AS-China. Indeks di bursa global kompak naik pada akhir pekan lalu. 

Harga minyak mentah dibuka naik pagi ini. Sementara mata uang kuat Asia, yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar.

“Kondisi ini bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah hari ini menuju kisaran antara Rp.14.130 - Rp.14.170 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam riset yang dirilis Senin (14/10/2019).

Lebih lanjut, riset SAM juga menyoroti Survei KCCI terkait kepercayaan CEO terhadap prospek ekonomi untuk Q4-2019 tercatat turun dengan skor 3,26.

Skor ini merupakan yang terendah sejak Oktober 2017 dan melambat dibandingkan Q3-2019.

Penurunan paling tajam berasal dari ketidakpastian global dan situasi politik nasional.

Hasil survey ini konsisten dengan SKDU dari BI yang juga melambat pada Q4-2019 ini. 

Sementara itu, dari eksternal, limited trade deal AS-China tercapai pada pertemuan 10-11 Oktober pekan lalu.

Limited deal tersebut meliputi penundaan pengenaan tarif dari 25% menjadi 30% yang semestinya efektif pada 15 Oktober mendatang, namun tidak meubah pengenaan tarif sebelumnya.

Sebagai kompensasi, China menyetujui untuk membeli produk pertanian AS senilai dua kali dari pembelian sebelum ada perang dagang.

Pasar global merespon positif kesepakatan ini.