ANALIS MARKET (14/10/2019) : IHSG Memiliki Peluang Bergerak Menguat dan Ditradingkan Pada Level 6.047 – 6.197

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan hari Jumat, 11/10/2019 lalu, IHSG ditutup menguat 82 poin atau 1,36% ke level 6.105.

Sektor industri dasar, aneka industri, infrastuktur, barang konsumsi, property, pertambangan, perdagangan, dan keuangan bergerak poitif dan menjadi kontributor terbesar pada kenaikan IHSG kemarin. Investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar 477.8 miliar rupiah.

Adapun sentimen yang menjadi sorotan pelaku pasar hari ini adalah;

1.Amerika & China, cinta lama bersemi kembali. Benarkah?

Ditengah tengah pertemuan antara Amerika dan China yang dipenuhi dengan tensi, namun pada akhirnya tidak ada kekuatan yang mampu memisahkan cinta antara Amerika dan China yang mulai bersemi kembali, yang dimana cinta ini ditandai dengan kesepakatan fase pertama. Amerika dan China menyepakati garis besar perjanjian perdagangan parsial pada hari Jumat kemarin. Meskipun diawali dengan tidak mulus, terutama keinginan Trump yang menginginkan kesepakatan yang besar dan lengkap, dan mengubah fundamental ekonomi China dan revisi Undang Undang China, pada akhirnya mereka sepakat untuk memulai perjanjian secara parsial. Kami berysukur pada akhirnya, Amerika dan China insaf akan segala kekhilafan yang selama ini dilakukan yang membuat pertumbuhan ekonomi global merasakan tekanan dan perlambatan global akibat perang dagang yang ditimbulkan oleh kedua Negara ini. Kesepakatan yang pertama ini adalah China secara signifikan akan meningkatkan pembelian komoditas pertanian dari Amerika, menyetujui langkah langkah perjanjian kekayaan intelektual, dan konsesi dengan hal hal yang terkait dengan jasa keuangan dan mata uang. Dari Amerika, mereka akan menunda kenaikkan tarif pada minggu depan karena ada beberapa kesepakatan yang belum diselesaikan. Tapi sebagai sebuah catatan, kenaikkan tarif pada bulan December belum dibatalkan, meskipun kesepakatan pertama sudah berhasil. Pada akhirnya kesepakatan ini merupakan yang pertama dari 18 bulan perang dagang yang telah berlangsung, tanpa kita sadari perang dagang sudah memakan waktu selama itu. Trump dan Xi Jinping akan menandatangani perjanjian tersebut pada bulan November di Chili. Meskipun kami melihat beberapa masalah besar tetap ada, tapi kami yakin bahwa hal ini akan menjadi langkah pertama bagi US dan China untuk Bersatu kembali, rukun kembali. Tidak ada artinya 1000 langkah di depan, tanpa adanya 1 langkah kecil pertama, dan itu sudah dilakukan. Xi juga menulis surat cinta kepada Trump yang mengatakan bahwa Penting bagi Negara Negara untuk bekerja sama untuk mengatasi masalah satu sama lain secara Bersama sama. Xi Jinping berharap bahwa kedua belah pihak akan melakukan semua prinsip dan arahan yang kita telah setujui Bersama, dan bekerja sama untuk memajukan hubungan China dan Amerika berdasarkan koordinasi, kerjasama, dan stabilitas. Trump mengatakan bahwa masalah yang terkait dengan Huawei Technologies bukan bagian dari kesepakatan pada hari Jumat kemarin dan akan menjadi proses yang terpisah dengan yang lain. Kesepakatan Huawei akan dibahas pada fase kedua negosiasi. Trump mengatakan bahwa apabila Amerika dan China mencapai kesepakatan, maka Trump akan langsung menandatanganinya tanpa harus melalui persetujuan kongres yang panjang. Atas hal ini, seluruh pasar saham global mencatatkan warna hijau dan kegembiraan. Namun sebagai catatan juga, bahwa menurut Senator Ronald Wyden, wakil dari partai Demokrat yang berada pada Komite Keuangan yang memiliki yuridiksi atas kebijakan perdagangan memberikan pernyataan bahwa, Trump harus tahu bahwa setiap perjanjian perdagangan yang bermakna, akan menjadi sah apabila Trump mendapatkan wewenang yang diberikan kepadanya melalui Kongres, dan wewenang itu bisa diminta. Dibawah konstitusi Amerika, Kongres memegang kekuasaan atas perdagangan Internasional. Para pembuat undang undang ini sebelumnya semakin waspada terhadap apa yang dilakukan oleh Trump yang sering disebut dengan penyalahgunaan wewenang tersebut oleh Trump. Impact : High, Respond : Positif

2.China dan India, Mandarin dan Bollywood, cinta baru telah bersemi?

Xi Jinping dan Perdana Menteri India Narendra Modi telah setuju untuk membentuk mekanisme baru untuk membahas perdagangan selama 2 hari dalam bentuk perundingan informal di India selatan yang bertujuan untuk mengatur ulang hubungan antara China dan India yang telah tegang diantara kedua Negara. China adalah mitra dagang terbesar kedua India dengan perdagangan bilateral saat ini sebesar $87 miliar, dan kedua belah pihak menargetkan $100 miliar dalam rentang waktu hingga 2020. Modi mengatakan bahwa penting RCEP menjadi seimbang, dan keseimbangan harus dipertahankan dalam perdagangan barang, jasa dan investasi. Xi menyambut India dengan mengatakan bahwa China siap untuk mengambil tindakan dengan tulus pada bagian perdagangan, dan akan membahasnya dengan cara yang sangat konkret tentang bagaimana mengurangi deficit perdagangan. Wakil Perdana Menteri China Hu Chunhua dan Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman akan memimpin mekanisme baru yang bertujuan untuk meredakan kekhawatiran dalam hubungan perdagangan yang dimana saat ini lebih menguntungkan China. China dan India sepakat untuk menciptakan lebih banyak pekerjaan dibidang manufacture dan akan memperdalam pembicaraan mengenai pertahanan. India saat ini berada di bawah tekanan yang terus meningkat untuk memutuskan apakah negosiasi ini akan menjadi bagian dari RCEP? Yang dimana bertujuan untuk menciptakan blok perdagangan terbesar di dunia, yang dimana saat ini China juga tengah berusaha untuk menyelesaikan negosiasi bersama dengan Amerika yang akan ditanda tangani pada bulan November nanti. Kekhawatiran utama India, sama seperti dengan kekhawatiran Amerika, yaitu masuknya barang barang murah dari China yang dimana akan memperluas deficit perdagangan antara China dan India hampir senilai $55 miliar.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat ditradingkan pada level 6.047 – 6.197,” sebut analis Pilarmas dalam riset yang dirilis Senin (14/10/2019).