PTBA, Pertamina dan Air Products Akan Produksi Batubara Cair

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Pertamina dan Air Products Chemicals, Inc akan membangun perusahaan patungan hilirisasi batu bara di Penarap, Riau.

Rencananya, perusahaan patungan itu akan mencairkan batu bara menjadi bahan bakar cair seperi syngas hingga dimethylether (DME).

Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin mengatakan, hilirisasi batu bara ini dapat menghasilkan DME sebagai bahan baku penganti LPG yang saat ini masih di import, sehingga dapat menghemat devisa negara.

“Hilirisasi ini diperkuat dengan total sumber daya batu bara sebesar 8,3 miliar ton dan cadangan batu bara sebesar 3,3 miliar ton,” kata Arviyan di Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menyampaikan, langkah ini akan meningkatkan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi nasional melalui pemanfaatan DME.

“Sekitar 73% LPG masih di import, perlu dicatat konsumsi nasional mencapai 7,11 ton LPG. Dengan adanya DME, akan mengurangi ketergantungan sebagain besar kebutuhan LPG impor sebagai bahan bakar rumah tangga,” kata Nicke.

Adapun CEO Air Product, Seifi Ghasemi mengungkapkan, sebagai pemilik teknologi gasifikasi batu bara, pihaknya akan sungguh-sungguh berinvestasi di Indonesia dan menjadi bagian penting dari industri teknologi hulu yang menghasilkan syngas dan kemudian diolah melalui teknologi hilirisasi menjadi DME.

Rencananya, usaha gasifikasi batu bara ini akan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,4 juta ton DME pertahun untuk memenuhi kebutuhan batu bara 9,2 juta ton batu bara pertahun.