Wall Street Melemah, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Jumat (7/9/2018) dengan ketiga indeks utama perdagangan saham di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mengalami penurunan.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average turun 79,33 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 25.916,54. Indeks S&P 500 melemah 6,37 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 2.871,68. Indeks komposit Nasdaq melorot 20,18 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 7.902,54.

Indeks Dow Jones turun dipicu merosotnya saham Travelers Companies dan United Technologies sekitar 1 persen. Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 melemah dipimpin sektor properti dan utilitas. Indeks komposit Nasdaq merosot empat sesi beruntun.

Departemen Tenaga Kerja AS pada Jumat merilis laporan yang menyebutkan bahwa terjadi tambahan 201.000 pekerjaan baru pada Agustus dan tingkat pengangguran tidak berubah dari angka 3,9 persen.

Rata-rata gaji yang dibayarkan kepada pekerja AS naik 10 sen menjadi US$27,16 per jam. Tingkat pertumbuhan pendapatan tahunan naik menjadi 2,9 persen pada Agustus, dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai 2,7 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 turun US$3,9, atau sekitar 0,32 persen, menjadi US$1.200,4 per ons. Indeks dolar AS naik 0,33 persen menjadi 95,3604.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,08 persen. Meski demikian, dalam sepekan terakhir angka indeks anjlok 2,2 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 41,26 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 7.277,70. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, bergerak naik 4,38 poin menjadi 11.959,63.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 37,50 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 9.171,20. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menguat 8,39 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 5.255,22.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,7 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3019 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,7 persen menjadi 1,1201 euro per pound.