Data Konsumen British Airways Diretas

foto: istimewa

Pasardana.id - Maskapai penerbangan Inggris British Airways pada Kamis (6/9/2018) mengungkap terjadinya peretasan terhadap data konsumen melalui situs perusahaan dan aplikasi mobile.

Seperti dilansir BBC News, data pribadi dan keuangan konsumen British Airways yang melakukan pemesanan telah mengalami akses tanpa otorisasi sebanyak dua kali, yaitu pada 21 Agustus dan 5 September. Sekitar 380 ribu transaksi terpengaruh, namun data yang diambil tidak termasuk detil perjalanan konsumen maupun paspor.

Menurut pihak British Airways, masalah peretasan telah ditanggulangi oleh pihak keamanan siber perusahaan. Pihak kepolisian setempat dan otoritas lainnya sudah dihubungi terkait kejadian peretasan.

Seluruh konsumen yang terpengaruh peretasan telah dihubungi oleh British Airways. Konsumen disarankan untuk menghubungi perusahaan penyedia kartu kredit mereka apabila merasa terdampak penyalahgunaan data oleh para peretas.

Permasalahan di bidang teknologi informasi bukan kali ini saja dialami British Airways. Juli lalu, puluhan penerbangan British Airways di Bandara Heathrow harus dibatalkan akibat permasalahan TI. Sedangkan pada Juni, lebih dari 2.000 penumpang British Airways mengalami pembatalan penerbangan karena harga tiket mereka lebih murah dari yang seharusnya akibat kesalahan dalam sistem tiketing.