ANALIS MARKET (19/9/2018) : IHSG Diperkirakan Berpeluang Rebound, Bergerak di Kisaran 5770 - 5850

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Wall Street tadi malam (18/9), berhasil rebound di tengah berlanjutnya tensi perang dagang antara AS denga China.

Pasar menilai kebijakan kenaikan tarif 10% atas produk China dengan total nilai $200 miliar yang diumumkan Trump Senin kemarin sudah terdiskon di pasar.

Aksi Trump ini dibalas dengan China dengan menaikkan tarif produk AS senilai $60 miliar. Saham-saham teknologi berhasil rebound di Wall Street.

Indeks Nasdaq naik 0,76% di 7956,10. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,71% dan 0,54% di 26246,96 dan 2904,31. Harga minyak mentah tadi malam di AS berhasil menguat 1,36% di USD69,85/barel setelah pasar menilai OPEC tidak akan menaikkan produksinya.

Menanggapi kondisi tersebut diatas, riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, redanya resiko pasar global dan kawasan Asia dan penguatan harga minyak mentah dunia, serta peluang penguatan rupiah atas dolar AS akan menjadi katalis positif pada pergerakan IHSG hari ini, Rabu (19/9/2018).

“IHSG diperkirakan berpeluang rebound, bergerak di kisaran 5770 hingga 5850,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Rabu (19/9/2018).