Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Rabu (12/9/2018). Angka indeks hanya bergerak turun 0,28 poin menjadi 2.282,92. Volume perdagangan moderat mencapai 331,03 juta saham senilai 6,27 triliun won atau sekitar US$5,56 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 454 berbanding 364.

Angka indeks sempat menguat di awal perdagangan berkat aksi beli investor ritel. Namun sentimen negatif kemudian mewarnai pasar setelah investor asing melakukan penjualan saham dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap tensi perdagangan Amerika Serikat-Tiongkok dan krisis ekonomi di Turki dan Argentina, dua negara emerging market terbesar di dunia.

Tiongkok pada Selasa (11/9/2018) menyatakan akan menemui World Trade Organization (WTO) pekan depan untuk meminta izin menjatuhkan sanksi terhadap produk AS.

“Meski sektor teknologi di pasar saham AS mengalami rebound, rencana Tiongkok meminta izin WTO untuk menjatuhkan sanksi terhadap produk AS membuat pasar diliputi kekhawatiran terhadap makin meruncingnya perseteruan AS-Tiongkok di bidang perdagangan,” kata Kim Sung-Hwan, analis Bookook Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 414,76 miliar won. Sedangkan investor institusi dan ritel membeli saham senilai 195,5 miliar won dan 187,06 miliar won.

Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,11 persen dan 1,96 persen. Saham perusahaan farmasi Celltrion dan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor sebaliknya masing-masing melambung 3,83 persen dan 1,17 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem naik 0,73 persen, sedangkan saham perusahaan baja POSCO turun 0,17 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.128,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,16 persen. Angka indeks telah melorot sembilan sesi beruntun.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 3,80 poin menjadi 6.175,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan Bursa Singapura, Filipina, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Indonesia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melorot 8,69 poin, atau sekitar 0,33 persen, menjadi 2.656,11. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah untuk sesi keenam beruntun, turun 77,51 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 26.345,04.