Indeks Kospi Naik 0,77 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 17,48 poin, atau sekitar 0,77 persen, pada Jumat (3/8/2018), menjadi 2.287,68. Volume perdagangan tipis mencapai 265 juta saham senilai 4,12 triliun won atau sekitar US$3,65 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 639 berbanding 198.

Menurut Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities Company, pasar modal Korea Selatan terdongkrak penguatan sektor teknologi di Wall Street. “Seiring menguatnya saham perusahaan-perusahaan teknologi di Amerika Serikat, saham perusahaan-perusahaan teknologi di Korea Selatan juga mengalami penguatan,” jelas Seo, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing membeli saham senilai 143 miliar won. Sedangkan investor individu dan institusi masing-masing menjual saham senilai 88 miliar won dan 80 miliar won.

Saham Samsung Electronics dan saham SK Hynix masing-masing naik 0,44 persen dan 0,12 persen. Saham Samsung SDI dan Saham Samsung Electro-mechanics masing-masing melonjak 1,99 persen dan 1,28 persen.

Di sektor farmasi, saham Samsung BioLogics melambung 3,7 persen dan saham Hanmi Pharmaceutical naik 0,23 persen. Saham perusahaan kimia mengalami peningkatan tajam, dengan saham LG Chem, LG Household & Health Care, dan AmorePacific masing-masing naik 4,27 persen, 1,52 persen, dan 2,04 persen.

Saham maskapai penerbangan bertarif rendah T’way Air, yang menjalani debut di Bursa Korea pada awal bulan ini, meningkat 0,86 persen. Saham perusahaan operator portal Naver menguat 0,41 persen dan saham perusahaan internet Kakao melonjak 1,8 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.127,60 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai dengan pelemahan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,03 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 6,10 poin menjadi 6.234,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Filipina, Malaysia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 27,58 poin, atau sekitar 1 persen, menjadi 2.740,44. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 38,24 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 27.676,32.