Indeks Kospi Anjlok 1,6 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 36,87 poin, atau sekitar 1,6 persen, pada Kamis (2/8/2018), menjadi 2.270,20. Volume perdagangan moderat mencapai 347 juta saham senilai 4,93 triliun won atau sekitar US$4,37 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 570 berbanding 254.

Angka indeks merosot dipicu kembali mencuatnya kekhawatiran para investor terhadap tensi hubungan antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di bidang perdagangan seiring rencana pengenaan tarif sebesar 25 persen oleh pemerintah AS terhadap produk senilai US$200 miliar yang diimpor dari Negeri Panda.

“Kekhawatiran terhadap tensi antara AS dengan Tiongkok di bidang perdagangan menimbulkan sentimen negatif di pasar saham Korea Selatan,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 48 miliar won dan 375 miliar won. Sedangkan investor ritel membeli saham senilai 373 miliar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 2,15 persen dan 2,8 persen. Saham LG Electronics turun 0,27 persen.

Sektor finansial juga melemah secara signifikan. Saham KB Financial, Shinhan Financial, dan Samsung Life Insurance masing-masing anjlok 2,6 persen, 1,73 persen, dan 1,14 persen.

Sektor otomotif pun mengalami pelemahan. Saham Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing anjlok 2,33 persen, 2,2 persen, dan 2,19 persen.

Sektor telekomunikasi sebaliknya mengalami penguatan. Saham SK Telecom, KT, dan LG Uplus masing-masing melambung 2,43 persen, 1,59 persen, dan 1,94 persen.

Saham perusahaan farmasi berakhir mixed, dengan saham Celltrion naik 0,36 persen dan saham Samsung BioLogics anjlok 1,31 persen. Saham T’way Air yang memulai debutnya di Bursa Korea pada Rabu (1/8/2018) naik 0,43 persen hari ini.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.126,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami kemerosotan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 34,80 poin, atau sekitar 0,55 persen, menjadi 6.240,90. Bursa saham Asia Tenggara diwarnai dengan pelemahan, termasuk di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, anjlok 56,51 poin, atau sekitar 2 persen, menjadi 2.768,02. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong anjlok 626,18 poin, atau sekitar 2,21 persen, menjadi 27.714,56.