Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (9/8/2018) terpengaruh data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 74,52 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 25.509,23. Indeks S&P 500 melemah 4,12 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 2.853,58. Indeks komposit Nasdaq bergerak naik 3,46 poin menjadi 7.891,78.

Jumlah rakyat AS yang mengajukan tunjangan pengangangguran secara tak terduga turun pekan lalu, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik mendukung pasar tenaga kerja di Negeri Paman Sam.

Menurut laporan yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis, dalam pekan yang berakhir 4 Agustus, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 213.000, turun 6.000 dari angka yang telah direvisi pekan sebelumnya. Angka klaim awal pekan lalu direvisi 1.000 menjadi 218.000 dari sebelumnya 219.000.

Pergerakan rata-rata empat pekan mencapai 214.250, turun 500 dari rata-rata yang telah direvisi pekan sebelumnya. Rata-rata pekan lalu direvisi naik 250 dari sebelumnya 214.500 menjadi 214.750.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2018 turun US$1,1, atau sekitar 0,22 persen, menjadi US$1.221 per ons. Indeks dolar AS naik 0,47 persen menjadi 95,505.

Bursa saham Eropa menguat pada Kamis dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,1 persen meski pasar masih diliputi kekhawatiran terhadap tensi antara AS dengan Tiongkok di bidang perdagangan.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 34,88 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 7.741,77. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, menguat 42,57 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 12.676,11.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, bergerak naik 7,50 poin menjadi 9.754,60. Indeks Cac 40 di EuroNext Paris, Perancis, menanjak 0,35 poin menjadi 5.502,25.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,17 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2857 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,22 persen menjadi 1,1117 euro per pound.