Indeks Nikkei Melonjak 1,21 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, melonjak 264,04 poin, atau sekitar 1,21 persen, pada Senin (9/7/2018), menjadi 22.052,18. Indeks Topix juga mengalami penguatan, melambung 1,2 persen menjadi 1.711,79.

Indeks Nikkei rebound ke angka tertinggi sejak 29 Juni lalu setelah para investor menyambut baik positifnya data ketenagakerjaan Amerika Serikat.

Namun saham Nissan Motor Company anjlok 4,6 persen mencapai harga terendah sejak November 2016 setelah menyebutkan akan melakukan konferensi pers terkait terjadinya kesalahan prosedur dalam pengukuran emisi gas kendaraan produksinya.

Para analis menyebutkan terjadinya hujan deras di wilayah barat Jepang pada akhir pekan lalu yang menewaskan 88 orang mendapat perhatian tersendiri para investor. Mazda Motor Corporation dan Daihatsu Motor Company menghentikan operasional beberapa pabrik pada Sabtu (7/7/2018), namun saham Mazda masih naik 0,15 persen.

Perusahaan produsen barang elektronik Panasonic Corporation menyebutkan bahwa salah satu pabriknya di Okayama tidak bisa beroperasi akibat hujan badai yang berlangsung. Saham Panasonic turun 0,5 persen.

“Jika hujan badai yang berlangsung mempengaruhi rantai pasokan dalam jangka waktu menengah dan panjang, maka akan terjadi penjualan terhadap saham-saham yang terdampak. Namun jika tidak, maka dampaknya akan minimal,” kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities, seperti dikutip Reuters.

Sektor teknologi dan perbankan menguat dengan saham TDK Corporation, Advantest, dan Mitsubishi UFJ Financial Group masing-masing melambung 4,2 persen, 2,5 persen, dan 1,6 persen.

Saham Eisai Company meroket 16 persen mencapai batas atas harian setelah perusahaan farmasi tersebut menyatakan bahwa obat Alzheimer yang dikembangkan bersama Biogen Inc menunjukkan respon positif dari pasien yang menerima dosis tinggi obat tersebut dalam analisa akhir uji coba jangka menengah.