ANALIS MARKET (12/7/2018) : IHSG Diperkirakan Cenderung Bergerak Diteritori Negatif

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, melanjutkan perdagangan hari ini, Kamis (12/7/2018), meningkatnya resiko pasar saham global dan kawasan Asia seiring kebijakan perang tarif Trump akan mempengaruhi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG).

Penguatan dolar AS juga akan berimbas negatif terhadap mata uang rupiah. Adapun saham-saham yang sensitif interest rate dan yang berbasis komoditas diperkirakan akan rawan koreksi.

Sementara Wall Street diperdagangan kemarin malam (11/7), kembali tertekan menyusul reaksi negatif pasar atas keputusan Trump yang kembali mengenakan tarif masuk 10% atas tambahan produk-produk China.

Harga komoditas juga ikut anjlok seiring putusan Trump tersebut. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 0,88% dan 0,71% di 24700,45 dan 2774,02.

Indeks Nasdaq terkoreksi 0,55% di 7716,61. Harga minyak mentah tadi malam drop hingga 5% di USD70,38/barel. Harga nikel di LME terkoreksi 1,6% di USD13947/MT.

“Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, IHSG diperkirakan bergerak di level 5830 hingga resisten di level 5920 cenderung di teritori negative,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Kamis (12/7/2018).