Indeks Kospi Naik 0,37 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 8,36 poin, atau sekitar 0,37 persen, pada Selasa (10/7/2018), menjadi 2.294,16. Volume perdagangan moderat mencapai 329 juta saham senilai 4,8 triliun won atau sekitar US$4,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 610 berbanding 219.

Investor asing dan ritel melakukan pembelian saham yang sebelumnya melemah akibat kekhawatiran terhadap mencuatnya tensi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di bidang perdagangan.

“Bursa saham di Korea Selatan terdongkrak aksi beli terhadap saham-saham yang sebelumnya sempat melemah secara signifikan,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News. Selain itu, menurut Seo, bursa Korea juga terpengaruh penguatan Wall Street.

Investor asing dan ritel masing-masing melakukan pembelian saham senilai 34 miliar won dan 53,4 miliar won. Sedangkan investor institusi menjual saham senilai 116 miliar won.

Saham sektor teknologi menguat, dengan saham Samsung Electronics dan LG Electronics masing-masing meningkat 1,54 persen dan 0,64 persen. Saham perusahaan baja juga meningkat, dengan saham POSCO, Korea Zinc, dan Hyundai Steel masing-masing meningkat 1,31 persen, 4,31 persen, dan 0,41 persen.

Saham perusahaan operator telepon seluler juga mengalami penguatan. Saham SK Telecom, KT, dan LG Uplus masing-masing naik 1,97 persen, 0,18 persen, dan 2,85 persen.

Namun sebaliknya, saham perusahaan farmasi mengalami pelemahan. Saham Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing anjlok 1,06 persen dan 2,34 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 3,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.116 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia menguat hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang menguat tipis 0,04 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 27,90 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 6.258,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 12,52 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 2.827,63. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan turun 6,25 poin menjadi 28.682,25.