Indeks Kospi Naik 0,69 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 16,82 poin, atau sekitar 0,69 persen, pada Kamis (7/6/2018), menjadi 2.470,58. Volume perdagangan moderat mencapai 462 juta saham senilai 7,8 triliun won atau sekitar US$7,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 515 berbanding 293.

Indeks Kospi naik untuk sesi kelima beruntun terpengaruh penguatan Wall Street dan kondisi politik di Negeri Paman Sam. Para senator Amerika Serikat tengah berupaya untuk mensahkan legislasi yang membuat Presiden AS harus meminta persetujuan kongres sebelum bisa menetapkan tarif impor terhadap produk negara asing.

Pekan lalu, pemerintah AS mengumumkan tarif terhadap baja dan aluminium impor dari Uni Eropa, Kanada, dan Meksiko.  

“Meski kemungkinan pengesahan RUU tersebut tidak besar, namun langkah yang diambil para senator tersebut mendapat sambutan positif para investor,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing membeli saham senilai 174 miliar won dan 138 miliar won. Sedangkaan investor ritel menjual saham senilai 318 miliar won.

Saham perbankan dan perusahaan baja memimpin reli yang berlangsung. Saham KB Finacial Group dan Shinhan Financial Group masing-masing melonjak 2 persen dan 2,84 persen. Saham POSCO dan Hyundai Steel masing-masing melambung 4,4 persen dan 3,35 persen.

Saham perusahaan farmasi Celltrion naik 1,5 persen. Saham Samsung Biologics, unit bisnis perawatan kesehatan Samsung Group, turun 0,24 persen setelah regulator keuangan Korsel melakukan sesi investigasi terhadap tuduhan pelanggaran pencatatan akuntansi yang dilakukan oleh Samsung Biologics.

Saham Samsung Electronics anjlok 1,36 persen dan saham SK Hynix turun 0,11 persen. Saham Hyundai Motor tak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.069 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 32,20 poin, atau sekitar 0,53 persen, menjadi 6.057,30. Bursa saham Asia Tenggara diwarnai dengan sentimen positif, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 5,68 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 3.109,50. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 253,53 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 31.512,63.