IHSG|analisa market|Kiwoom Sekuritas
Oleh: Ivan

Pasardana.id Bursa regional diperdagangkan mendatar pagi ini seiring sepinya sentimen penggerak pasar memasuki akhir pekan.
Sebelumnya, Dow Jones rebound naik 0.4% pada level 24,216 didukung rebound saham sektor teknologi dan keuangan.
Adapun harga minyak mentah dunia bertahan diatas level US$ 73 per barrel berpotensi menopang saham sektor pertambangan energi hari ini.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun dibawah level terendah sebelumnya sehingga berpotensi kembali melanjutkan penurunan atas pola inverted flag dengan target koreksi 5,500.
Menyikapi beberapa kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG bergerak cenderung menurun hari ini seiring masih berlanjutnya aksi jual investor asing, sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Jumat (29/6/2018).
Lebih lanjut, riset Kiwoom juga menyebutkan beberapa aksi korporasi yang layak dicermati pelaku pasar diperdagangan hari ini, antara lain;
BSDE & PLIN - Rencana penerbitan DIRE
PT Bumi Serpong Damai (BSDE) berpeluang meraih dana Rp 1.83 Triliun dengan
menjual 932.71 juta lembar saham (13.78% saham) PT Plaza Indonesia Realty
(PLIN) kepada PT Plaza Indonesia Investama (PII). PII merupakan special
purpose company untuk Dana Investasi Real Estat (DIRE) yang diinisasi oleh
PLIN. Sebagian saham PLIN yang dimiliki pemegang saham mayoritas juga akan
dialihkan ke PII melalui mekanisme inbreng. Hingga akhir Mei 2018, BSDE
memiliki 40.03% saham di PLIN dan jika semua transaksi terlaksana, posisi BSDE
tidak lagi sebagai pemegang saham langsung di PLIN namun sebagai salah satu
investor di DIRE PLIN.
CMNP - Global bond
PT Citra Marga Nusphala Persada (CMNP) akan menerbitkan surat utang global
(global bond) dengan target dana sebesar US$ 700 Juta. Dana hasil penerbitan
global bond tersebut akan digunakan untuk pengembangan interkonektivitas ruas
tol. Pengembangan interkonektivitas tersebut akan menghubungkan jaringan ruas
tol Jakarta Inner Urban Toll Road (JIUTT) dengan Jakarta Outer Ring Road
(JORR), yaitu jalan tol Ir Wiyoto Wiyono Msc Elevated JORR. Penerbitan
obligasi global tersebut telah disetujui pemegang saham dalam RUPSLB yang
digelar pada tanggal 28 Juni 2018.
CSAP - Non-preemptive rights
PT Catur Sentosa Adiprana (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa
hak memesan efek terlebih dahulu (private placement) dengan menjual 405.3 juta
saham (10% saham) dan perkiraan harga penawaran senilai Rp 552.4 per saham
sehingga perseroan berpeluang meraih dana Rp 223.8 Miliar. Perseroan akan
menggunakan dana tersebut untuk modal kerja segmen distribusi maupun segmen
ritel dan belanja modal tahun ini. CSAP juga berencana menambah gerai ritel
Mitra10 di Karawang (Jawa Barat) dan Cikupa (Banten).
**KKGI - Produksi batubara
**PT Resource Alam Indonesia (KKGI) menargetkan produksi batubara sebesar 2.5
juta ton pada tahun ini atau tumbuh sebesar 39% dibandingkan realisasi 2017
lalu sebanyak 1.8 juta ton. Manajemen KKGI akan melakukan sejumlah upaya
efisisensi demi memaksimalkan kinerja keuangan seperti menunjuk kontraktor
baru yang lebih kompetitif. KKGI membuka peluang ekspansi melalui akuisisi.
Tahun ini, KKGI mengalokasikan dana senilai US$ 2.5 Juta untuk perbaikan
infrastruktur dan belanja alat berat. Saat ini, KKGI belum berencana
memperluas pasar ekspor yang telah mencapai 97% yang berasal dari Korea
Selatan, India dan China.