ANALIS MARKET (22/6/2018) : Minim Sentimen Positif, Pergerakan IHSG Cenderung Volatile dalam Rentang Lebar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas Indonesia menyebutkan, melanjutkan perdagangan akhir pekan ini, pergerakan pasar saham masih didominasi sentimen negatif eksternal terkait kekhawatiran perang dagang antara AS dengan China.

Harga komoditas ikutan terkena sentimen tersebut dan pergerakan rupiah terhadap dolar AS cenderung melemah di tengah derasnya arus dana asing yang keluar dari pasar keuangan Indonesia.

Minimnya insentif positif di tengah meningkatnya resiko pasar saham membuat pergerakan IHSG cenderung volatile dalam rentang lebar.

“IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5750 hingga resisten di 5850 cenderung di teritori negatif,” sebut analis FAC Sekuritas dalam laporan riset yang dirilis Jumat (22/6/2018).

Sementara Wall Street tadi malam (21/6) melanjutkan koreksinya mengikuti koreksi yang terjadi di kawasan Asia dan Eropa. Indeks DJIA tutup koreksi 196 poin (0,8%) menandai koreksi untuk delapan hari perdagangan berturut-turut. Indeks S&P dan Nasdaq masing-masing terkoreksi 0,63% dan 0,88% di 2749,76 dan 7712,95. Di zona Euro, indek saham utama Eurostoxx terkoreksi 1,05%.

Kekhawatiran perang dagang global antara China dengan AS terus berlanjut menekan prospek pertumbuhan ekonomi global dan kawasan.

Harga minyak mentah tadi malam di AS terkoreksi 0,6% di USD65,80/barel dipicu kekhawatiran putusan OPEC akhir pekan ini yang akan menaikkan produksi minyaknya. Sedangkan harga komoditas nikel di LME berhasil rebound 0,79% di USD15077/MT.