Indeks Nikkei Naik 0,61 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, naik 137,61 poin, atau sekitar 0,61 persen, pada Kamis (21/6/2018), menjadi 22.693,04. Sebaliknya indeks Topix turun 0,12 persen menjadi 1.750,63 setelah sempat meningkat 0,34 persen.

Dengan penurunan yang dialami indeks Topix, perbandingan indeks Nikkei terhadap indeks Topix atau rasio NT meningkat hingga mencapai angka 12,96 yang merupakan angka tertinggi sejak 1999.

Indeks Nikkei meningkat seiring mulai meredanya kekhawatiran terhadap ketegangan hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dengan Tiongkok.

“Pasar mulai tenang setelah para investor memperkirakan tensi di bidang perdangan tidak akan terus berlanjut. AS dan Tiongkok akan sama-sama merugi apabila mereka terus melanjutkan perseteruan,” kata Toru Ibayashi, direktur eksekutif Wealth Management UBS Securities, seperti dikutip Reuters.

Pasar juga didukung ekspektasi bahwa pembayaran dividen akan diinvestasikan kembali. Perusahaan-perusahaan Jepang membayarkan dividen pada bulan ini.

Total pembayaran dividen dalam dua pekan terakhir Juni diperkirakan akan mencapai 4,5 triliun yen atau sekitar US$40,7 miliar (Rp574,15 triliun).

Saham sektor teknologi menguat seiring penguatan saham sektor tersebut di Wall Street. Saham SoftBank, Taiyo Yuden, dan TDK Corporation masing-masing melambung 4,6 persen, 4,3 persen, dan 3,3 persen.

Sementara itu, pelemahan sektor perbankan turut menyebabkan turunnya indeks Topix. Indeks sektor perbankan merosot 2,3 persen, menjadi sektor dengan kinerja terburuk kedua hari ini.

Dari sejak awal tahun, indeks sektor perbankan telah anjlok lebih dari 15 persen karena kebijakan suku bunga negatif yang ditetapkan Bank of Japan mempengaruhi laba perbankan. Saham Sumitomo Mitsui Financial Group, Mitsubishi UFJ Financial Group, dan Mizuho Financial Group masing-masing turun 2,4 persen, 2,2 persen, dan 1,2 persen.

Nilai tukar dolar AS menguat 0,2 persen terhadap yen menjadi 110,585 yen per dolar AS.