Indeks Nikkei Melonjak 1,24 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, melonjak 276,95 poin, atau sekitar 1,24 persen, pada Rabu (20/6/2018), menjadi 22.555,43. Indeks Topix juga menguat, naik 0,5 persen menjadi 1.752,75. Perbandingan indeks Nikkei terhadap indeks Topix, atau rasio NT, mencapai 12,87 yang merupakan angka tertinggi sejak Agustus 2016.

Indeks Nikkei sempat melemah di awal perdagangan terpengaruh kekhawatiran para investor terhadap tensi antara Amerika Serikat dengan Tiongkok di bidang perdagangan. Namun rebound yang berlangsung di pasar modal Tiongkok menyebabkan berlangsungnya short-covering saham-saham perusahaan Jepang sehingga indeks Nikkei berakhir dengan peningkatan.

“Para investor menanggapi dengan positif rebound yang dialami pasar modal Tiongkok sehingga melakukan pembelian,” kata Yutaka Miura, analis teknis senior Mizuho Securities, seperti dikutip Reuters.

Saham large cap seperti saham Fast Retailing dan SoftBank mengalami penguatan tah, masing-masing melambung 3,5 persen dan 2,3 persen. Saham perusahaan produsen peralatan mesin mengalami rebound, saham Okuma Corporation dan DMG Mori masing masing melonjak 2,4 persen dan 1,3 persen.

Saham perusahaan kecap Kikkoman meningkat 3,1 persen setelah harga kedelai anjlok. Saham perusahaan produsen bumbu penyedap masakan Ajinomoto Company, Inc dan perusahaan minuman Kirin Holdings masing-masing naik 1,4 persen dan 3,3 persen.

Saham perusahaan farmasi turut mengalami peningkatan yang signifikan. Saham Daiichi Sankyo dan Sumitomo Dainippon Pharma masing-masing melambung 5,2 persen dan 2,3 persen.  

Sementara itu, sektor pengapalan anjlok 1 persen dan menjadi sektor dengan kinerja terburuk kedua hari ini setelah merosotnya harga logam memicu kekhawatiran akan berlansungnya penurunan permintaan. Saham Mitsui OSK Lines dan Kawasaki Kisen masing-masing turun 2,1 persen dan 0,4 persen.

Nilai tukar dolar AS menguat 0,1 persen terhadap yen menjadi 110,125 yen per dolar AS.