Indeks Nikkei Melemah 0,44 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, melemah 99,81 poin, atau sekitar 0,44 persen, pada Rabu (9/5/2018), menjadi 22.408,88. Indeks Topix juga mengalami pelemahan, turun 0,4 persen menjadi 1.772,91.

Pelemahan yang terjadi dipicu meningkatnya tensi global setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan mundurnya Negeri Paman Sam dari kesepatakan nuklir Iran.

“Dampak jangka pendek terhadap pasar saham mungkin terbatas, namun kekhawatiran jangka menengah dan panjang dapat menimbulkan para investor mengambil posisi menjauhi resiko,” kata Norihiro Fujito, senior investment strategist Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities, seperti dikutip Reuters.

Saham Takeda Pharmaceutical anjlok 2,4 persen setelah para investor melakukan aksi ambil untung memanfaatkan lonjakan harga saham perusahaan farmasi tersebut pada sesi sebelumnya, setelah mengumumkan akuisisi Shire Plc. Sektor farmasi anjlok 2,8 persen dan menjadi sektor dengan kinerja terburuk hari ini.

Selain saham Takeda, saham-saham utama lainnya yang juga melemah secara signifikan hari ini adalah saham Otsuka Holdings, Daiichi Sankyo, dan Eisai Company, yang masing-masing terpangkas 5,5 persen, 3,8 persen, dan 1,5 persen.

Penurunan angka indeks menjadi terbatasi setelah saham Toyota Motor Corporation melambung 3,8 persen setelah perusahaan otomotif tersebut merilis laporan yang menyebutkan perolehan laba operasional sebesar 2,4 triliun yen atau sekitar US$21,9 miliar di tahun fiskal lalu.

Untuk tahun fiskal ini, Toyota memperkirakan penurunan laba operasional sebesar 4,2 persen akibat penguatan yen. Toyota akan melakukan buyback 55 juta saham, atau sekitar 1,85 persen dari saham outstanding, senilai 300 miliar yen.

Sementara itu, saham Asahi Group melonjak 7,2 persen setelah laba bersih perusahaan minuman tersebut meroket 430 persen pada kuartal I 2018 menjadi 14,8 miliar yen.

Nilai tukar dolar AS terhadap yen Jepang berada di kisaran 109,59 yen per dolar AS.