Tesla Catatkan Rekor Kerugian US$710 Juta pada Kuartal I 2018

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan produsen mobil elektrik Tesla Inc mencatatkan rekor kerugian mencapai US$710 juta, atau sekitar Rp9,92 triliun, pada kuartal I 2018, lebih dari dua kali lipat kerugian pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan Tesla melambung 26 persen, menjadi US$3,4 miliar. Namun kerugian terjadi akibat besarnya pengeluaran perusahaan.

Tesla menyatakan akan memangkas belanja modal tahun ini sebesar US$3 miliar karena akan berfokus terhadap kebutuhan jangka pendek.

“Kami melakukan kesalahan dengan menambahkan terlalu banyak otomatisasi terlalu  cepat,” ungkap pernyataan Tesla kepada para investor pada Rabu (2/5/2018), seperti dikutip BBC News.

Perusahaan yang berpusat di Palo Alto, Kalifornia, Amerika Serikat, tersebut menyatakan akan meningkatkan penuntasan pesanan mobil mewah produksinya pada semester kedua tahun ini. Tesla juga akan berusaha meningkatkan proses manufaktur Model 3, mobil elektrik dengan harga yang lebih terjangkau.

Tesla akan meraih laba pada semester kedua tahun ini apabila dapat memproduksi 5.000 unit Model 3 setiap pekan. Sampai pekan terakhir April lalu, Tesla baru mampu memproduksi 2.270 unit Model 3 setiap pekannya.

Saham Tesla yang terdaftar di Bursa Efek New York, AS, anjlok 4,55 persen dalam perdagangan after-hours pada Rabu.