Indeks Nikkei Naik 0,13 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo, Jepang, naik 30,30 poin, atau sekitar 0,13 persen, pada Senin (28/5/2018), menjadi 22.481,09. Sedangkan indeks Topix turun 0,1 persen menjadi 1.770,42.

Angka indeks mengalami peningkatan seiring kembali munculnya harapan akan berlangsungnya pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un, setelah terjadinya pertemuan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In dengan Kim pada Sabtu (26/5/2018).

Namun peningkatan yang terjadi menjadi terbatasi setelah saham perusahaan Jepang yang bergerak di bidang perminyakan melemah seiring terus merosotnya harga minyak dunia. Saham Japex dan JXTG masing-masing anjlok 3,2 persen dan 4,2 persen.  

Di sisi lain, merosotnya harga minyak dunia menyebabkan indeks saham sektor transportasi udara melonjak 1,9 persen.

Selain harapan pertemuan Trump dengan Kim, para investor juga terpengaruh kondisi di Italia. Presiden Italia Sergio Mattarella menolak untuk menjadikan Paolo Savona sebagai Menteri Keuangan Italia, menyebabkan gagal terbentuknya pemerintahan koalisi di Negeri Pizza dan kemungkinan akan berlangsungnya pemilu kembali di negara tersebut.

Italia tanpa pemerintahan sejak pemilu Maret lalu, akibat ketiadaan koalisi partai politik yang kuat.

“Meski ada beberapa perkembangan geopolitik baru, seperti harapan akan berlangsungnya pertemuan AS-Korut dan kondisi di Italia, namun kondisi-kondisi tersebut hanya memberikan sinyal untuk tidak menjual kepada para investor, bukan sinyal untuk melakukan pembelian,” kata Yuya Fukue, trader Rheos Capital Works, seperti dikutip Reuters.

Volume perdagangan hari ini terbatas, dengan turnover hanya mencapai 1,81 triliun yen. Jumlah tersebut merupakan jumlah terendah dalam dua bulan terakhir. Rendahnya volume perdagangan disebabkan tutupnya Bursa Efek London, Inggris, dan Bursa Efek New York, AS, pada Senin. Di Inggris berlangsung bank holiday, sedangkan warga AS merayakan Memorial Day.