Perekonomian Jepang Alami Penyusutan di Kuartal I 2018

foto: istimewa

Pasardana.id - Perekonomian Jepang mengalami penyusutan di kuartal I 2018. Penyusutan yang terjadi merupakan yang pertama kali terjadi dalam dua tahun terakhir dan mengakhiri kontinuitas pertumbuhan perekonomian Negeri Sakura yang terpanjang sejak tahun ’80-an lalu.

Menurut data resmi yang dirilis pemerintah setempat, seperti dilansir BBC News, Rabu (16/5/2018), kontraksi perekonomian Jepang mencapai 0,6 persen pada kuartal tersebut. Kontraksi ekonomi Jepang sebetulnya diperkirakan hanya mencapai 0,2 persen.

Bila dibandingkan kuartal yang sama pada tahun lalu, perekonomian Jepang menyusut 0,2 persen. Pada kuartal akhir 2017 lalu, perekonomian Jepang tumbuh 0,1 persen.

Konsumsi masyarakat dan belanja modal negara dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia tersebut melambat pada periode Januari sampai Maret 2018. Konsumsi masyarakat mencakup 60 persen dari aktivitas perekonomian di Jepang.

Perlambatan permintaan global untuk barang-barang elektronik dan kondisi geopolitik yang kurang mendukung disinyalir memicu kontraksi perekonomian yang terjadi. Perekonomian Jepang memiliki ketergantungan cukup tinggi terhadap tingkat ekspor barang-barang elektronik.