Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Rabu (16/5/2018). Angka indeks hanya bergerak naik 1,28 poin, atau sekitar 0,05 persen, menjadi 2.459,82. Volume perdagangan tinggi mencapai 685 juta saham senilai 9,73 triliun won atau sekitar US$9,02 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 660 berbanding 196.

Para analis menyatakan bahwa meskipun para investor meraup saham-saham yang sebelumnya mengalami penurunan harga, namun pembelian terbatasi karena mereka mengikuti perkembangan terbaru hubungan inter-Korea.

“Pasar memperhatikan dengan seksama isu Korea Utara, setelah Pyongyang memutuskan untuk membatalkan konferensi tingkat tinggi dengan Korea Selatan setelah terjadinya latihan militer bersama antara Korsel dengan Amerika Serikat,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 4,9 miliar won dan investor ritel melepas saham senilai 174 miliar won. Investor institusi sebaliknya melakukan pembelian saham senilai 218 miliar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics, SK Hynix, dan LG Electronics masing-masing melonjak 1,32 persen, 2,84 persen, dan 1,02 persen. Sedangkan di sektor kesehatan, saham Celltrion dan Samsung BioLogics masing-masing meningkat 0,19 persen dan 6,56 persen.

Saham perusahaan konstruksi sebaliknya mengalami pelemahan akibat memburuknya hubungan inter-Korea. Saham Hyundai Engineering & Construction, GS Engineering, dan Daelim Industrial masing-masing anjlok 6,35 persen, 5,53 persen, dan 5,14 persen.

Pelemahan juga melanda saham perusahaan baja akibat alasan serupa, dengan saham POSCO dan Hyundai Steel masing-masing anjlok 2,02 persen dan 5,83 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS menjadi 1.077,60 won per dolar AS, turun 3,8 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia melemah hari ini terpengaruh perkembangan terbaru di Semenanjung Korea. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 9,20 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 6.107. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Malaysia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 22,55 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 3.169,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 41,83 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 31.110,20.