Indeks Kospi Berakhir Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, berakhir datar pada Senin (14/5/2018). Angka indeks hanya bergerak turun 1,6 poin menjadi 2.476,11. Volume perdagangan moderat mencapai 642 juta saham senilai 9,41 triliun won atau sekitar US$8,81 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 543 berbanding 282.

Sektor teknologi dan kesehatan mengalami pelemahan, namun saham perusahaan baja dan konstruksi menguat. Para analis memperkirakan angka indeks cenderung tidak akan terus melorot.

“Berkat kestabilan pasar saham Amerika Serikat dan cukup baiknya hubungan dengan Korea Utara, indeks Kospi cenderung akan terus mempertahankan pertumbuhan,” kata Kim Byong-Yeon, analis NH Investment & Securities Company, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 89,6 miliar won, sedangkan investor ritel menjual saham senilai 99,5 miliar won. Investor institusi menjual saham lebih banyak dari yang mereka beli, mencapai 162,8 miliar won.

Di sektor teknologi, saham Samsung Electronics, SK Hynix, dan LG Electronics masing-masing turun 2,34 persen, 0,81 persen, dan 0,2 persen. Sedangkan di sektor kesehatan, saham Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing anjlok 4,66 persen dan 1,92 persen.

Sektor telekomunikasi juga mengalami pelemahan hari ini. Saham SK Telecom dan LG Uplus masing-masing turun 1,56 persen dan 0,79 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan baja POSCO melonjak 3,63 persen. Saham Hyundai Steel melambung 4,89 persen dan saham Korea Zinc meningkat 4 persen. Saham perusahaan konstruksi juga menguat, dengan saham Hyundai Engineering & Construction meroket 13,82 persen dan GS Engineering meningkat 7,22 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 1,3 won menjadi 1.068 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 19,10 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 6.135,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Indonesia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Malaysia, dan Vietnam menguat. Bursa Filipina tutup hari ini disebabkan berlangsungnya libur nasional.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 10,77 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 3.174,03. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 419,02 poin, atau sekitar 1,35 persen, menjadi 31.541,08.