Indeks Kospi Meningkat 0,60 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 14,50 poin, atau sekitar 0,60 persen, pada Senin (9/4/2018), menjadi 2.444,08. Volume perdagangan moderat mencapai 330,87 juta saham senilai 6,53 triliun won atau US$6,11 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 463 berbanding 365.

Angka indeks sempat melemah di awal perdagangan terpengaruh kemerosotan yang dialami Wall Street di sesi terakhir perdagangan pekan lalu, namun kemudian mengalami rebound setelah investor institusi melakukan aksi beli.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok di bidang perdagangan yang masih terus berlanjut memberikan tekanan tersendiri terhadap pasar modal Negeri Ginseng.

“Para trader tetap berhati-hati akan meningkatnya ketidakpastian kebijakan ekonomi AS,” kata Oh Tae-Dong, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Meski konflik di bidang perdagangan antara AS dengan Tiongkok meningkat dalam beberapa tekan terakhir, kedua negara berpeluang untuk melakukan negosiasi tertutup dalam beberapa pekan ke depan,” jelas Oh lebih lanjut.

Investor Institusi membeli saham senilai 116,98 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel menjual saham senilai 59,07 miliar won dan 56,06 miliar won.

Saham Samsung Electronics melonjak 1,65 persen dan saham SK Hynix naik 0,37 persen.

Saham sektor bioteknologi reli berkat eksepktasi perolehan laba kuartalan yang tinggi. Saham Celltrion melambung 4,79 persen dan saham Samsung Biologics terbang tinggi 8,29 persen.

Saham sektor konstruksi mengalami peningkatan tajam dengan saham GS Engineering & Construction meroket 14,99 dan saham Daewoo Engineering & Construction meningkat 4,79 persen.

Saham Samsung Securites anjlok 3 persen setelah regulator finansial Korsel menyatakan akan melakukan investigasi terhadap perusahaan sekuritas tersebut setelah melakukan kesalahan membayar saham perusahaan sebagai dividen kepada para karyawan perusahaan pekan lalu. Kejadian tersebut menimbulkan kekhawatiran akan keamanan sistem trading di Korsel secara keseluruhan.

Nilai tukar won Korsel terhadap dolar AS berada di kisaran 1.067,1 won per dolar AS, naik 2,5 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan di awal pekan ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 20 poin, atau sekitar 0,35 persen, menjadi 5.808,70. Bursa saham Asia Tenggara juga diwarnai sentimen positif, termasuk juga di Indonesia. Bursa Filipina libur hari ini sehubungan dengan perayaan The Day of Valor.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 7,18 poin, atau sekitar 0,23 persen, menjadi 3.138,29 setelah berlangsungnya libur perayaan Festival Ching Ming (Tomb Sweeping Day) di Negeri Panda. Indeks Hang Seng di BUrsa Efek Hong Kong melonjak 384,64 poin, atau sekitar 1,29 persen, menjadi 30.229,58.