Indeks Kospi Turun 0,33 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 7,94 poin, atau sekitar 0,33 persen, pada Jumat (6/4/2018), menjadi 2.429,58. Volume perdagangan moderat mencapai 446 juta saham senilai 6,9 triliun won atau sekitar US$6,45 miliar, dengan saham yang turun melampau yang naik 492 berbanding 315.

Indeks Kospi melemah sejak awal perdagangan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana untuk mengenakan cukai tambahan terhadap produk impor dari Tiongkok senilai US$100 miliar. Pihak Tiongkok telah menyatakan siap untuk menerima kerugian dalam bentuk apa pun dari perang dagang dengan AS sesudah rencana Trump tersebar ke publik.

“Mengingat pemerintah AS akan mengadakan sidang terkait rencana pengenaan cukai tambahan terhadap produk dari Tiongkok pada 15 Mei mendatang, volatilitas yang disebabkan konflik perdagangan antara kedua negara akan terus berlanjut untuk beberapa waktu ke depan,” kata Jeong Won-Il, analis Yuanta Securities Korea, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 238 miliar won, sedangkan investor individu dan institusi masing-masing membeli saham senilai 207 miliar won dan 20 miliar won.

Saham Samsung Electronics turun 0,7 persen meski laporan perkiraan laba kuartal I 2018 yang dirilis menyebutkan perusahaan tersebut mencatatkan rekor laba operasional, karena para investor melakukan aksi ambil untung.

Laba operasional Samsung diperkirakan mencapai 15,6 triliun won pada periode Januari sampai Maret 2018, di atas estimasi pasar 14,5 triliun won. Jumlah 15,6 triliun won berarti peningkatan 3 persen dari rekor sebelumnya yang tercapai pada kuartal IV 2017.

Saham Samsung Securities berakhir dengan penurunan 3,64 persen setelah sempat terjun bebas 11,68 persen setelah perusahaan tersebut salah membyarkan saham perusahaan sebagai dividen kepada para karyawan. Samsung Securities sebetulnya hendak membayarkan dividen sebesar 1.000 won kepada para karyawan, namun malah salah memberikan 1.000 saham kepada para karyawan sebagai bentuk pembayaran dividen.

Saham SK Hynix, Naver, dan Netmarble Games masing-masing anjlok 3,14, 1,16 persen, dan 2,73 persen hari ini. Sedangkan saham LG Electronics melambung 5,71 persen setelah merilis laporan laba kuartal I 2018 dengan hasil yang melebihi ekspektasi. LG Electronics mencatatkan laba operasional sebesar 1,1 triliun won dalam periode tiga bulan pertama tahun ini, naik 20,2 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Di sektor otomotif, saham Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing turun 0,97 persen dan 0,93 persen. Sedangkan di sektor keuangan, saham KB Financial Group dan Hana Financial Group masing-masing meningkat 0,34 persen dan 0,72 persen.

Nilai tukar won terhadap dolar AS berada di kisaran 1.069,60 won per dolar AS, turun 9,9 won dari sesi sebelumnya.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai dengan pelemahan hari ini dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,15 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan turun tipis 0,10 poin menjadi 5.788,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Malaysia melemah. Bursa Thailand libur hari ini sehubungan perayaan Chakri Day.

Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 326,25 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 29.844,94.  Bursa Efek Shanghai di Tiongkok masih tutup hari ini sehubungan perayaan Festival Ching Ming (Tomb Sweeping Day).